Rabu, 14 Desember 2011

Peran Keluarga Bagi Anak

Diposting oleh NURUL INAYAH di 20.08
Pendidikan keluarga mempunyai pengaruh besar terhadap perkembangan jiwa anak. Hal ini disebabkan karena keluargalah tempat pertama dan utama bagi anak-anak dalam memperoleh pendidikan. Keluarga merupakan tempat anak-anak diasuh, tumbuh dan berkembang. Sebagaimana dinyatakan dalam hadis yang artinya:
Agama sangat penting untuk ditanamkan kepada diri anak, karena agama bisa mengendalikan kepribadian anak dalam perkembangan selanjutnya. Seseorang pada masa kecilnya tidak pernah mendapat pendidikan agama, maka pada waktu dewasanya nanti tidak akan merasakan pentingnya agama dalam hidupnya.
Keluarga sebagai lingkungan awal pertumbuhan anak harus diisi dengan hal-hal yang bersifat positif sehingga menjadi star yang baik bagi pertumbuhannya. Pengalaman sukses bagi anak di awal pertumbuhannya terus diusahakan, sebab pengalaman seperti itu akan membuka peluang demi kemajuan yang lebih tinggi lagi. Akan tetapi sebaliknya, pengalaman gagal di awal pertumbuhannya bisa mengakibatkan penghambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak pada fase berikutnya.
Sukses yang dicapai oleh anak akan membawa kegembiraan, dan kegembiraan akan menumbuhkan kepercayaan diri dan akan menyebabkan seseorang bersikap optimis dalam hidupnya sehingga setiap persoalan dihadapinya dengan tenang. Sedangkan pengalaman gagal atau sering mengalami kegagalan, akan merasa kecil hati dan kecewa sehingga menjadi pesimis dalam menghadapi kesukaran.
Dengan demikian keluarga sebagai lingkugan pendidikan mencakup lingkungan fisik dan non fisik. Lingkungan fisik terdiri dari manusia yang berada di lingkungan keluarga atau rumah dengan segala perlengkapannya sebagai tempat tinggal. Sedang lingkungan non fisik seperti; suasana hubungan sosial, suasana psikologis, dan suasana religius.
Selain itu, hubungan orang tua dengan anak-anaknya akan mempengaruhi perkembangan jiwa anak. Hubungan yang serius, penuh pengertian dan kasih sayang akan membawa pada pembinaan pribadi yang tenang dan terbuka. Hal ini disebabkan karena ia memdapat kesempatan yang cukup baik untuk tumbuh dan berkembang. Tetapi hubungan yang tidak serasi, banyak perselisihan dan percekcokan, akan membawa anak kepada pertumbuhan pribadi yang sukar dan tidak mudah dibentuk karena ia tidak mendapatkan suasana yang baik untuk berkembang, karena selalu terganggu oleh suasana orang tuanya.
Dalam kaitannya dengan penataan non fisik, salah satunya adalah penataan psikologis. Penataan psikologis ini menyangkut emosi dan suasana kejiwaan yang menyertai dan dirasakan dalam kehidupan keluarga.
Hal yang penting yang juga harus diperhatikan dalam kehidupan keluarga adalah terciptanya kasih sayang bersama. Bila dalam suatu keluarga senantiasa didasari oleh rasa kasih sayang di antara semua anggota keluarga terutama oleh kedua orang tua terhadap anak-anaknya, maka seluruh anggota keluarga akan merasakan betapa nikmatnya hidup dalam naungan keluarga yang bahagia.

0 komentar:

Posting Komentar

 

NURUL INAYAH Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos